KARAKTER.CO.ID, BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang terus memperkuat kualitas pelayanan publik dengan memastikan transparansi dan akuntabilitas menjadi budaya kerja di seluruh lini pelayanan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan zoom meeting bersama Ombudsman Republik Indonesia pada Selasa (21/10/2025), yang membahas penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik tahun 2025.
Kepala Bagian Hukum, Kehumasan, dan Kerjasama RSUD, Syariful Rahman, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum bagi manajemen rumah sakit untuk mengevaluasi dan menyempurnakan sistem pelayanan, khususnya dalam hal keterbukaan informasi dan mekanisme pengaduan.
“Kami ingin seluruh alur layanan — mulai dari pasien datang hingga proses penanganan pengaduan — berjalan secara terbuka dan bisa diakses publik,” jelasnya.
Ombudsman menilai 15 indikator utama dalam evaluasi kepatuhan, mencakup publikasi informasi, kesiapan dokumen perencanaan, hingga kejelasan struktur pengelola pengaduan. Menurut Syariful, seluruh bukti pendukung telah disiapkan RSUD untuk memenuhi standar tersebut.
“Transparansi adalah prinsip yang harus dijaga. Semua kebijakan, prosedur, dan tindak lanjut aduan masyarakat akan kami publikasikan secara terbuka,” tegasnya.
Di samping pemenuhan dokumen, RSUD Taman Husada juga memperkuat koordinasi antarunit pelayanan agar setiap pegawai memahami esensi pelayanan publik, bukan sekadar menjalankan tugas administratif.
“Makna pelayanan harus menjadi kesadaran kolektif. Tidak cukup hanya mengikuti prosedur, tetapi benar-benar memahami kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ombudsman turut memberikan arahan mengenai penyusunan dokumen, sistem pelaporan, hingga pentingnya pelibatan masyarakat dalam penyusunan layanan.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.
RSUD Taman Husada optimistis dapat memperoleh hasil maksimal dalam penilaian kepatuhan Ombudsman 2025. Lebih dari itu, manajemen berharap transparansi dapat menjadi budaya kerja yang melekat, sehingga pelayanan rumah sakit semakin dipercaya dan diandalkan masyarakat. (ADV)












