Tanggapan BPBD Bontang Soal Angin Puting Beliung

KARAKTER.CO.ID – Angin puting beliung kerap kali terjadi dipicu oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang membentuk vertikal dan menjulang sangat tinggi, padat, serta diiringi badai petir juga cuaca dingin lainnya.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di perairan laut Kota Bontang tepatnya di sekitar wilayah Kelurahan lok Tuan, Minggu, (27/6/2021) pukul 09.00 WITA. Beruntung, fenomena alam ini tidak menelan korban jiwa dan juga tidak merusak pemukiman warga yang berada di dekatnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Ahmad Yani menerangkan, pihaknya telah mengetahui letak geografis potensi terjadinya angin puting beliung, sehingga bencana meresahkan tersebut dapat diantisipasi.

“Kami sudah punya petanya untuk jalur angin puting beliung dan kami berikan kepada setiap daerah daerah yang berpotensi” ujarnya. Saat di konfirmasi wartawan Karakter.co.id, senin (28/6/2021).

Ia menambahkan, BPBD Kota Bontang telah menyiapkan rancangan hunian bagi warga guna meminimalisir kerusakan yang akan ditimbulkan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang disertai hujan tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan berat.

“Antisipasi, sebaiknya menghindar apabila terjadi angin puting beliung” tegasnya. (*)

Reporter : Aswar MBS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }