KARAKTER.CO.ID – Jelang Hari Raya Idul Adha 2021, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang melakukan monitoring ke sejumlah tempat penjualan hewan qurban.
Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Hewan (DKP3) Bontang, Riyono menjelaskan, hal tersebut bertujuan untuk mengecek keadaan hewan sebelum disembelih atau Antemortem.
“Pemeriksaan ini sangat penting dilakukan,” ujarnya saat ditemui di peternakan sapi, Rabu (7/7/2021).
Lanjutnya, pengecekan dilakukan yakni memeriksa kesehatan ternak yang memenuhi kriteria atau syarat untuk di jadikan hewan qurban.
“Kalau sapi itu minimal umurnya 2 tahun. Sedangkan kambing minimal 1 tahun, sehat dan tidak cacat fisik,” paparnya.
Kata dia, kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak H-15 hingga H-1 menuju hari Raya Idul Adha untuk mengoptimalkan pemerikasaan hewan qurban yang tersedia.
“Kita lakukan serentak mulai kemarin, Mas. Hari ini dioptimalkan. Kita akan cek lagi jelang H-1, mengantisipasi hewan yang belum terdata saat ini,” ucapnya.
Selain itu, Pelayan Kesehatan Hewan pun akan mengadakan pengecekan kondisi pada daging hewan kurban yang sudah di sembelih sampai H+3 hari Raya Idul Adha.
Hal itu guna memastikan bagian dalam yang sudah dipotong tidak terinfeksi cacing hati. Lantaran, tidak bisa dikonsumsi karena berdampak pada kesehatan.
Ia berharap, dengan segala upaya tersebut semua calon hewan qurban dapat terpantau kesehatannya.
“Jadi daging yang dikonsumsi oleh masyarakat adalah daging aman, sehat, dan halal,” pungkasnya. (*)
Reporter : Aswar MBS












