KARAKTER.co, BONTANG – Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin, kembali mendesak Pemkot khususnya Dinas Perkim, untuk segera menyelesaikan persoalan penyediaan lahan pemakaman baru.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui pada Selasa (27/5/2025). Alfin menyoroti khususnya kondisi lahan pemakaman di Bontang Kuala yang saat ini sudah sangat sempit.
“Sampai sekarang, dinas terkait belum memproyeksikan secara jelas bagaimana langkah pemindahan atau mediasi lahan untuk dialihkan,” katanya.
Menurutnya, bukan hanya Bontang Kuala yang menghadapi persoalan ini.
“Semua titik di Bontang sudah mulai menyempit. Di Pisangan hampir habis, di Bontang Kuala jangan ditanya lagi,” bebernya.
Alfin mengungkapkan bahwa Perkim sudah beberapa kali menyampaikan rencana perluasan lahan pemakaman, termasuk di Lempake serta rencana penyediaan lahan baru di Bontang Selatan dan Barat.
Namun hingga kini, persoalan utama masih berkutat di masalah kepemilikan lahan.
“Kalau enggak salah, ada lebih dari tiga pihak yang mengklaim punya lahan. Sampai hari ini Perkim masih kesulitan melaksanakan mediasi,” jelasnya.
Untuk di Bontang Utara, arah kebijakan dari Perkim cenderung mengarahkan pemakaman ke Loktuan. Namun Alfin menilai itu terlalu jauh bagi warga Bontang Kuala.
“Kadang masyarakat kita mau yang dekat saja, meskipun paling dekat sebenarnya Pisangan, yang notabene milik warga Bontang Selatan,” ucapnya.
Alfin mengaku terus mendorong agar Perkim lebih serius menangani masalah ini, mengingat kapasitas lahan pemakaman diperkirakan hanya cukup 3–4 tahun lagi. Bahkan, menurut dia, bisa jadi kurang dari itu.
“Makanya saya selalu dorong supaya segera diseriusi agar kita punya tempat baru,” tegasnya.
Selain soal kepemilikan, Alfin menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada pemilik lahan.
“Perkim harus coba kumpulkan masyarakat yang punya lahan, cari mediasi yang bagus supaya masalah ini cepat selesai,” harapnya.
Terkait lahan di Loktuan, ia menyebut kabarnya sudah ada dua pemilik yang sepakat dengan pembagian sekitar 70-30 atau 60-40, namun masalah jadwal pelaksanaan juga masih perlu dipastikan.
“Saya harap ini segera dituntaskan,” pungkasnya. (Adv)












