KARAKTER.co.id, BONTANG – Kondisi jalan menuju SDN 002 Bontang Barat mendapat sorotan. Pihak sekolah mengeluhkan kerusakan jalan yang dinilai sangat mengganggu aktivitas siswa, terutama saat musim hujan.
Kepala SDN 002, Suhartini, menyampaikan langsung keresahan tersebut. Ia khawatir akses jalan yang rusak bisa membuat orang tua ragu menyekolahkan anaknya di sekolah itu. “Jangan sampai orang tua tak mau sekolahkan anak di sini karena jalan rusak,” katanya belum lama ini.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR. “Saya kemarin sudah koordinasi dengan PUPR,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/6/2025).
Menurut Heri, perbaikan jalan tersebut kemungkinan bisa diakomodasi melalui anggaran perubahan. Namun, hal itu tetap perlu dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Masih akan dibahas oleh tim TAPD,” jelasnya.
Heri menekankan, pembenahan infrastruktur sekolah harus menjadi perhatian utama pemerintah. Tidak hanya akses jalan, tetapi juga kondisi gedung dan fasilitas penunjang lainnya. Menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin kualitasnya.
“Anak-anak ini aset negara,” tegasnya.
Ia menilai, kerusakan jalan maupun fasilitas sekolah berpotensi menghambat semangat belajar siswa. Karena itu, ia mendorong agar alokasi anggaran daerah lebih berpihak pada kepentingan umum, khususnya pendidikan.
“Anggaran besar harusnya juga untuk kepentingan umum, termasuk sekolah,” pungkasnya. (Adv)












