KARAKTER.co.id, BONTANG – Tiang pembatas yang baru dipasang sudah bergoyang. DPRD mendesak kontraktor diminta bertanggung jawab.
Pemasangan bollard (tiang pembatas) di trotoar Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, menuai sorotan, Pasalnya, sejumlah bollard sudah dalam kondisi tidak stabil meski baru dipasang.
Anggota DPRD Bontang, Muhamad Sahib, menyebut kondisi ini disebabkan oleh kesalahan metode pemasangan. Ia menilai kontraktor tak mengikuti standar umum yang biasa dipakai di kota-kota besar.
“Harusnya pakai angker ball, bukan dynaball. Di tempat lain seperti Jakarta dan Jogja, mereka sudah standar,” ujarnya, Selasa (17/6/2025).
Menurut Sahib, jika dibiarkan, tiang-tiang ini akan terlepas dalam waktu kurang dari enam bulan. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan proyek.
“Kalau pengawas cuma datang pas serah terima, itu bukan mengawasi. Itu hanya formalitas,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kabid Bina Marga PUPRK Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan pihaknya telah meminta kontraktor segera memperbaiki. Proyek tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan.
“Itu sudah kami sampaikan ke pihak pelaksana untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Adv)












