BONTANG – RSUD Taman Husada menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada peningkatan layanan medis, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik, saran, dan penilaian publik. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang kembali digencarkan kepada masyarakat.
Kepala Bagian Hukum, Kehumasan, dan Kerjasama RSUD Taman Husada, Syariful Rahman, mengatakan SKM bukan sekadar memenuhi standar reformasi birokrasi, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun rumah sakit yang lebih transparan dan akuntabel.
“SKM tidak hanya memenuhi indikator reformasi birokrasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen kami terhadap keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik,” ungkap Syariful, Rabu (29/10/2025).
Ia menegaskan bahwa masyarakat dapat memberikan penilaian secara terbuka maupun anonim tanpa perlu cemas soal kerahasiaan data. Setiap tanggapan akan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi internal untuk peningkatan kualitas layanan.
“Masyarakat hanya perlu menyampaikan kritik dan saran. Hasilnya akan menjadi acuan kami dalam meningkatkan layanan publik,” jelasnya.
Melalui SKM, RSUD Taman Husada berharap hubungan antara rumah sakit dan masyarakat dapat semakin terbuka, di mana setiap masukan dari warga menjadi dasar nyata dalam memperbaiki mutu pelayanan.
“Kami ingin masyarakat menilai langsung. Hasil survei inilah yang akan menjadi landasan kami memperbaiki kualitas pelayanan,” pungkasnya. (ADV)












