KARAKTER.CO.ID, Samarinda — Wali Kota Samarinda meresmikan selesainya Renovasi Masjid Raya Darussalam yang diharapkan menjadikan Masjid Raya Darussalam sebagai pusat ibadah, kajian keilmuan, sekaligus aktivitas sosial masyarakat Kota Samarinda.
Andi Harun menyampaikan rasa syukur atas rampungnya renovasi masjid yang memiliki nilai sejarah penting bagi Kota Tepian. Ia menilai hasil pekerjaan renovasi menunjukkan kualitas yang sangat baik dan mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga bangunan keagamaan yang menjadi ikon kota.
“Kita bersyukur akhirnya pekerjaan renovasi Masjid Raya Darussalam selesai dengan kualitas yang sangat bagus. Dengan selesainya renovasi ini, kita meyakini masjid ini akan menjadi pusat kegiatan ibadah, kajian keilmuan, sekaligus tempat kegiatan sosial masyarakat,” ujar Andi Harun usai peresmian.
Ia menambahkan, Masjid Raya Darussalam memiliki posisi yang sangat strategis, baik dari sisi lokasi maupun nilai historisnya yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kota Samarinda. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, memakmurkan, dan terus mengembangkan peran masjid tersebut.
“Nilai sejarah Masjid Raya Darussalam ini sangat kuat dan tidak bisa dipisahkan dari Kota Samarinda. Oleh sebab itu, kita harus terus menjaganya dan memakmurkannya,” kata dia.
Andi Harun juga berharap keberadaan Masjid Raya Darussalam yang kini telah direnovasi dapat mendorong umat Islam semakin giat dalam beribadah serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di Samarinda.
“Insyaallah, jika umat beragama di Samarinda semakin giat beribadah dan dirukunkan dengan sangat kuat, maka Samarinda akan menjadi kota yang penuh berkah,” tuturnya.
Peresmian renovasi Masjid Raya Darussalam ini menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk menghidupkan kembali fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (**)












