KARAKTER.CO.ID, PPU – Sebanyak 148 jemaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini tengah menghitung hari menuju keberangkatan ke Tanah Suci pada Mei 2025 mendatang.
Menariknya, daftar final ini merupakan hasil penyaringan ketat, di mana 30 jemaah cadangan berhasil naik kelas mengisi kuota utama setelah melalui verifikasi kesehatan dan finansial yang panjang.
Mayoritas jemaah yang berangkat tahun ini adalah mereka yang telah mendaftarkan diri pada tahun 2012 hingga awal 2013.
Di antara ratusan wajah bahagia tersebut, terdapat 6 jemaah lansia prioritas yang telah terverifikasi siap secara fisik dan mental.
“Data 148 jemaah ini bersifat final. Termasuk di dalamnya satu Petugas Haji Daerah (PHD), dr. One Ari Agustin, yang saat ini sedang menjalani diklat intensif untuk memastikan layanan kesehatan jemaah terjaga selama di sana,” ujar Kasubag Tata Usaha Kemeterian Haji dan Umroh Kabupaten PPU, Budi Sudatmaja, Rabu (18/2/2026).
Pihaknya menerapkan strategi antisipatif untuk memastikan kuota tidak terbuang percuma. Dari 75 jemaah cadangan yang disiapkan, 30 orang resmi masuk daftar berangkat tahun ini.
Bagi mereka yang belum masuk kuota tahun ini, statusnya akan menjadi jemaah lunas tunda.
Mereka akan diprioritaskan untuk keberangkatan tahun 2026, meskipun secara jadwal murni seharusnya baru berangkat di tahun 2027.
Kabar baiknya, tahun ini tidak ada jemaah PPU yang menarik berkas atau membatalkan haji; yang ada hanyalah penundaan karena faktor kesehatan atau urusan keluarga.
Berbeda dengan daerah lain, Kemenag PPU memilih waktu strategis untuk bimbingan manasik. Alih-alih dilakukan sebelum puasa, manasik akan digelar setelah Idulfitri.
“Kami ingin jemaah maksimal. Saat ini banyak yang masih bersilaturahmi menjelang Ramadan. Setelah Lebaran, fokus mereka hanya satu: persiapan batin dan tata cara ibadah sebelum masuk asrama,” jelas Budi.
Timeline Keberangkatan yakni Kloter 8 Balikpapan. Rencananya 6 Mei 2026 masuk Asrama Haji Balikpapan, kemudian 7 Mei 2025 Takeoff menuju Arab Saudi.
Meskipun 148 orang berangkat tahun ini, pekerjaan rumah Kemenag PPU masih panjang. Saat ini, jumlah pendaftar haji di PPU telah menembus angka 3.000 orang.
Dengan kuota yang ada, masyarakat diharapkan tetap bersabar menghadapi masa tunggu yang dinamis. (**)












