KARAKTER.CO.ID, PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten PPU pada Rabu (11/3/2026).
Momentum ini menjadi ajang refleksi atas capaian daerah, sekaligus penegasan peran strategis PPU sebagai mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD PPU, Raup Muin, ini dihadiri langsung oleh Pj Bupati PPU Mudyat Noor, Wakil Bupati Abdul Waris Muin, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyampaikan apresiasi atas terjaganya kondusivitas wilayah.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan demokrasi merupakan fondasi utama dalam memacu roda pembangunan, terutama saat PPU kini bertransformasi menjadi wilayah gerbang menuju IKN.
“Usia 24 tahun ini membawa peluang sekaligus tanggung jawab besar. Kita harus memastikan daerah ini siap berkembang secara berkelanjutan agar mampu berdaya saing di level nasional,” ujar Abdul Waris Muin.
Meski mengakui adanya tantangan berupa penurunan kapasitas fiskal yang memengaruhi alokasi anggaran, Pemkab PPU tetap memprioritaskan program kesejahteraan rakyat.
Keberhasilan ini tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tren positif penurunan angka kemiskinan.
Berdasarkan data BPS Kabupaten PPU, angka kemiskinan menurun dari 6,69% (2024) menjadi 5,58% (2025). Selain itu, jumlah penduduk miskin juga berkurang dari 10.780 jiwa menjadi 9.340 jiwa.
Di sektor pendidikan, pemerintah terus menggulirkan Program Kartu Penajam Cerdas (KPC). Saat ini, tercatat sebanyak 5.404 siswa kelas 1 SD dan SMP telah menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per siswa setiap tahunnya.
Pemerintah berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini pada tahun 2026. Rencananya, bantuan pendidikan KPC juga akan menyasar para siswa di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh wilayah Penajam Paser Utara. (**)












