Pastikan Pembagian Tahap 4 Lapak Pasar Pagi Adil, Disdag Samarinda Tegaskan Patuhi Surat Edaran Walikota

Keterangan foto: Kadisdag Samarinda, Nurrahmani saat sesi konferensi pers di Balaikota.

KARAKTER.CO.ID, SAMARINDA — Dinas Perdagangan (Disdag) kembali melanjutkan proses penempatan pedagang di Gedung Pasar Pagi. Tahap keempat distribusi lapak, Disdag memastikan pembagian lapak tetap mengacu pada instruksi Wali Kota Samarinda yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai dasar kebijakan yang ada.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (11/3/2026) di Balai Kota Samarinda. Ia menjelaskan bahwa tahapan penempatan pedagang saat ini merupakan kelanjutan dari proses yang telah berjalan sebelumnya dan tetap berpedoman pada instruksi Wali Kota tertanggal 11 Februari 2026.

Nurrahmani menegaskan, dalam instruksi tersebut terdapat lima poin utama yang menjadi dasar penentuan penerima lapak pada tahap keempat penempatan pedagang Pasar Pagi.

“Yang pertama adalah diberikan kepada pedagang pemegang SKTUB (Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan) yang kios lapaknya ditempati atau digunakan sendiri dengan tertib dalam pembayaran retribusi daerah,” ujarnya.

Prioritas berikutnya diberikan kepada pedagang pemegang Kartu Pengenal Pedagang (KPP) yang menggunakan kiosnya sendiri serta tertib dalam membayar retribusi daerah. Selanjutnya, lapak juga diberikan kepada pedagang yang benar-benar aktif berjualan dan memenuhi kewajiban pembayaran retribusi.

Selain itu, pedagang pemegang SKTUB yang kiosnya digunakan oleh pihak lain juga masih dapat dipertimbangkan dengan ketentuan bahwa setiap nama dan nomor induk kependudukan (NIK) dalam SKTUB hanya berhak memperoleh satu kios, lapak, atau petak.

Adapun bagi pemegang SKTUB yang lapaknya tidak ditempati, tidak dimanfaatkan, masa berlaku dokumennya telah berakhir, serta tidak tertib membayar retribusi daerah, maka tidak akan diberikan kios di Pasar Pagi.

Nurrahmani menegaskan bahwa kewajiban pembayaran retribusi yang dimaksud terdiri dari dua jenis, yakni retribusi harian dan retribusi aset.

Setelah menerima instruksi tersebut, Disdag melakukan pengolahan data pedagang dan melaporkan kembali hasilnya kepada Wali Kota Samarinda. Dalam laporan terakhir yang disampaikan pada Senin (9/3) lalu, Wali Kota meminta agar pelaksanaan pembagian tetap berjalan sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan.

“Pak Wali menyampaikan silahkan dijalankan yang pasti pada posisi tidak keluar dari koridor yang disampaikan di instruksi Pak Wali Kota ini yang sebanyak lima item itu,” kata Nurrahmani.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan distribusi lapak dilakukan secara bertahap dan tidak dilaksanakan karena adanya tekanan dari pihak manapun.

Menurutnya, tahapan tersebut dilakukan karena pemerintah kota harus memastikan seluruh ruang yang tersedia di Pasar Pagi dapat terisi secara optimal. Selain itu, proses verifikasi juga membutuhkan pengecekan data serta peninjauan kondisi di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Disdag juga mengumumkan bahwa pada tahap keempat ini akan dirilis sebanyak 47 nama pedagang yang berhak menerima kunci lapak.

Daftar nama tersebut akan ditempelkan langsung di kawasan Pasar Pagi, sementara para pedagang yang namanya tercantum dapat mengambil nomor undian di Kantor Disdag Samarinda pada hari berikutnya.

Setelah itu, pedagang diwajibkan menunjukkan bukti dokumen seperti SKTUB serta memenuhi kewajiban pembayaran Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) sebelum mengikuti undian dan mengambil kunci kios di Pasar Pagi.

Nurrahmani juga menegaskan bahwa keputusan yang diambil Disdag pada tahap ini bersifat final. Bagi pihak yang masih merasa tidak puas dengan hasil pembagian tersebut, ia mempersilakan untuk menempuh jalur hukum yang tersedia.

“Untuk proses selanjutnya silahkan apabila ada yang tidak puas atau merasa ini bukan bagian yang menjadi harapan mereka, kami silahkan untuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara yang berkaitan dengan sistem administrasi terhadap proses pembagian lapak ini,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh kebijakan yang diambil Disdag semata-mata merujuk pada instruksi Wali Kota Samarinda, mengingat lahan dan bangunan Pasar Pagi merupakan aset milik pemerintah kota yang dibangun menggunakan anggaran daerah.

“Karena ini adalah milik pemerintah kota, lahan maupun bangunannya atas biaya pemerintah kota. Maka pemerintah kota yang berwenang membagi secara proporsional dan adil kepada para pedagang,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pedagang yang telah mendapatkan lapak agar memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berdagang dengan baik dan tidak lagi meminta secara berlebihan.

“Bagi mereka yang sudah dapat, ya sudah pedagang saja laksanakan usahanya dengan baik di Pasar Pagi. Jadi jangan lagi meminta-minta berlebihan,” ujarnya.

Di sisi lain, Disdag masih membuka kemungkinan adanya tahap kelima dalam proses pembagian kios jika masih terdapat lapak yang tersedia setelah proses verifikasi selesai.

“Kami sedang menggodok kemungkinan itu akan lagi ada tahap lima untuk kita bagikan lagi kepada para pedagang,” kata Nurrahmani.

Ia menjelaskan bahwa jumlah lapak di Pasar Pagi pada dasarnya tidak berubah. Namun proses seleksi dilakukan secara ketat karena adanya sejumlah pengajuan dan data tambahan dari pedagang yang sebelumnya belum lengkap saat proses pendataan awal.

Selain itu, Disdag juga tengah menyiapkan kanal pengaduan untuk menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat, termasuk dugaan praktik penyewaan kios yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kita akan buka ruang kanal untuk pengaduan itu, karena juga kita sudah menerima beberapa video dan lain-lain informasi tentang yang disewakan,” ungkapnya.

Nurrahmani menegaskan bahwa salah satu prinsip utama kebijakan pemerintah kota adalah memastikan lapak diberikan kepada pedagang yang benar-benar aktif berjualan.

“Kita tidak berbicara tentang hanya surat saja, tapi bagaimana aktifnya di lapangan. Karena Pak Wali menyatakan bahwa ini adalah untuk kegiatan berdagang, bukan untuk investasi,” jelasnya.

Saat ini, jumlah pedagang yang telah tercatat dalam sistem Kementerian Perdagangan mencapai sekitar 2.400 orang. Sementara itu, Disdag juga mencatat masih terdapat sekitar seratus lapak yang tersisa, namun sebagian di antaranya masih menunggu pedagang yang sebelumnya telah mendapatkan undian namun belum mengambil kunci.

Para pedagang tersebut diberikan waktu selama 10 hari untuk mengambil kunci lapak. Jika hingga batas waktu tersebut tidak diambil, maka lapak tersebut akan kembali dialokasikan kepada pedagang lain yang dinilai lebih berhak.

“Kalau misalnya memang mengundurkan diri, berarti kami akan berikan kepada orang yang lebih berhak yang ingin mendapatkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.read_related { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .bio_avatar { display: none !important; } .bio_author { display: none !important; } .beritaxx_related { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .area_footer_menu taxx_clear { display: none !important; } .after_title { display: inline !important; font-size: 14px !important; } .secondary_content { display: none !important; } .beritaxx_commentform { display: none !important; } .copyright { display: none !important; } .footer { display: none !important; } .taxxfooter { display: none !important; } .have_comment { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

articel 538000001

articel 538000002

articel 538000003

articel 538000004

articel 538000005

articel 538000006

articel 538000007

articel 538000008

articel 538000009

articel 538000010

articel 538000011

articel 538000012

articel 538000013

articel 538000014

articel 538000015

articel 538000016

articel 538000017

articel 538000018

articel 538000019

articel 538000020

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

post 238000611

post 238000612

post 238000613

post 238000614

post 238000615

post 238000616

post 238000617

post 238000618

post 238000619

post 238000620

post 238000621

post 238000622

post 238000623

post 238000624

post 238000625

post 238000626

post 238000627

post 238000628

post 238000629

post 238000630

standarisasi pola online audit rtp indonesia

navigasi pola menang mahjong ways2 update rtp

integrasi pola scatter deteksi rtp server

kalkulasi strategi live casino indikator rtp

pola alur mahjong ways 2 rtp dinamis bali

post 238000631

post 238000632

post 238000633

post 238000634

post 238000635

info 328000571

info 328000572

info 328000573

info 328000574

info 328000575

info 328000576

info 328000577

info 328000578

info 328000579

info 328000580

info 328000581

info 328000582

info 328000583

info 328000584

info 328000585

info 328000586

info 328000587

info 328000588

info 328000589

info 328000590

info 328000591

info 328000592

info 328000593

info 328000594

info 328000595

info 328000596

info 328000597

info 328000598

info 328000599

info 328000600

strategi analisis rtp pola scatter hitam

optimasi pola grid mahjong ways rtp jakarta

laporan metrik rtp scatter hitam bandung

pola bermain algoritma rtp pg soft surabaya

dinamika rtp online tahun 2026

pola perulangan grid mahjong ways2 rtp

jam hoki pola scatter rtp global medan

efisiensi pola scatter hitam rtp semarang

strategi mahjong ways 2 rtp server asia

komparasi rtp live posisi duduk

pemetaan pola baccarat rtp internasional

monitoring simbol mahjong wins 3 rtp

pola scatter hitam volatilitas rtp yogyakarta

pola terukur mahjong ways rtp hari ini

klasifikasi pola grid pg soft rtp

article 328000601

article 328000602

article 328000603

article 328000604

article 328000605

article 328000606

article 328000607

article 328000608

article 328000609

article 328000610

article 328000611

article 328000612

article 328000613

article 328000614

article 328000615

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

berita 428011491

berita 428011492

berita 428011493

berita 428011494

berita 428011495

berita 428011496

berita 428011497

berita 428011498

berita 428011499

berita 428011500

berita 428011501

berita 428011502

berita 428011503

berita 428011504

berita 428011505

berita 428011506

berita 428011507

berita 428011508

berita 428011509

berita 428011510

berita 428011511

berita 428011512

berita 428011513

berita 428011514

berita 428011515

berita 428011516

berita 428011517

berita 428011518

berita 428011519

berita 428011520

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

kajian 638000076

kajian 638000077

kajian 638000078

kajian 638000079

kajian 638000080

kajian 638000081

kajian 638000082

kajian 638000083

kajian 638000084

kajian 638000085

transformasi data rtp online internasional

pola berkelanjutan pg soft manajemen risiko

rtp scatter hitam standar akreditasi media

pola distribusi logaritma mahjong ways

pengukuran rtp mahjong ways 2 statistik final

navigasi responsif live casino antarmuka lokal

paradigma rtp mahjong ways2 regulasi global

pola transaksional data baccarat pasar

metrik rtp mahjong wins 3 media digital

pola visual scatter keamanan server

kajian 638000086

kajian 638000087

kajian 638000088

kajian 638000089

kajian 638000090

kajian 638000091

kajian 638000092

kajian 638000093

kajian 638000094

kajian 638000095

article 888000021

article 888000022

article 888000023

article 888000024

article 888000025

article 888000026

article 888000027

article 888000028

article 888000029

article 888000030

dinamika metrik rtp pg soft simbol digital

struktur pola server mahjong ways realtime

sinkronisasi data rtp online algoritma

pola pengulangan grid mahjong ways 2

fluktuasi rtp scatter hitam jam server

konfigurasi pola prediksi volatilitas live casino

pemantauan rtp presisi mahjong ways2

pola sebaran scatter keamanan server jakarta

laporan rtp baccarat transparansi operasional

interaksi ui mahjong wins 3 komputasi awan

article 888000031

article 888000032

article 888000033

article 888000034

article 888000035

article 888000036

article 888000037

article 888000038

article 888000039

article 888000040

article 878000001

article 878000002

article 878000003

article 878000004

article 878000005

article 878000006

article 878000007

article 878000008

article 878000009

article 878000010

implementasi manajemen risiko rtp mahjong ways 2

observasi pola geometris mahjong ways rtp jakarta

strategi bertahap rtp baccarat

analitik scatter pg soft rtp bandung

pola adaptif konsistensi rtp online asia

perbandingan algoritma mahjong wins 3 rtp terbaru

prediksi scatter hitam rtp mahjong ways surabaya

disiplin bermain rtp baccarat online

operasional server pg soft rtp mahjong ways 2 jakarta

interaksi simbol scatter rtp mahjong wins 3

article 878000011

article 878000012

article 878000013

article 878000014

article 878000015

article 878000016

article 878000017

article 878000018

article 878000019

article 878000020

cuaca 988000029

cuaca 988000030

cuaca 988000031

cuaca 988000032

cuaca 988000033

cuaca 988000034

cuaca 988000035

cuaca 988000036

cuaca 988000037

cuaca 988000038

analisis rtp mahjong ways jakarta

evaluasi pola rtp mahjong ways 2 bandung

algoritma pg soft pola simbol rtp

pola scatter hitam industri kreatif surabaya

fluktuasi server mahjong ways rtp jakarta

mekanisme rtp pola kemenangan mahjong ways2

variabel rtp pola baccarat live

analisis scatter hitam rtp pg soft

pola grid mahjong wins 3 grafik rtp

pengaturan modal rtp online

article 868000011

article 868000012

article 868000013

article 868000014

article 868000015

article 868000016

article 868000017

article 868000018

article 868000019

article 868000020

article 710000001

article 710000002

article 710000003

article 710000004

article 710000005

article 710000006

article 710000007

article 710000008

article 710000009

article 710000010

article 710000011

article 710000012

article 710000013

article 710000014

article 710000015

article 710000016

article 710000017

article 710000018

article 710000019

article 710000020

news-1701