KARAKTER.CO.ID, SAMARINDA — RSUD IA Moeis kini telah mendapatkan hibah sejumlah alat kesehatan (alkes) modern dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan saat ini hanya tinggal menunggu penyelesaian instalasi serta kedatangan beberapa perangkat sebelum dapat dioperasikan secara penuh.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr. Ismed Kusasih, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas layanan rumah sakit daerah, khususnya di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
“Saat ini instalasi CT Scan sedang berlangsung dan diestimasi selesai pada 31 Maret 2026 mendatang,” jelas dr. Ismed, Jumat (13/3/2026).
Selain CT Scan, RSUD IA Moeis juga telah merampungkan instalasi Cathlab atau laboratorium kateterisasi jantung dan angiografi. Fasilitas ini kini memasuki tahap pelatihan penggunaan bagi tenaga medis sebelum nantinya dioperasikan secara penuh untuk pelayanan pasien.
Sebagai informasi Cathlab merupakan ruangan khusus dengan teknologi sinar-X canggih yang digunakan untuk mendiagnosis sekaligus menangani berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk tindakan pemasangan ring (stent), balonisasi pembuluh darah, hingga angiografi koroner.
“Dan juga instalasi peralatan Cathlab di RS IA Moeis telah selesai dan saat ini sedang dilakukan training,” terangnya.
Tak hanya itu, RSUD IA Moeis juga tengah mempersiapkan fasilitas radiologi untuk menyambut kedatangan alat Mammografi, yaitu perangkat medis khusus untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.
“Mammografi diestimasi datang pada awal April mendatang,” ujar dr. Ismed.
Menurutnya, penambahan teknologi medis ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran RSUD IA Moeis sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di wilayah Kaltim.
“Di era efisiensi, kita optimis mampu menciptakan pertumbuhan yang agresif, dan menjadi buffer layanan kesehatan rujukan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan RSUD IA Moeis memperoleh hibah alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan tidak terlepas dari performa rumah sakit yang dinilai baik oleh pemerintah pusat.
“Alhamdulillah RS IA Moeis dengan performance-nya menjadi salah satu tolak ukur yang menjadi bagian dari indikator mendapatkan hibah tersebut,” jelasnya.
dr Ismed berharap RSUD IA Moeis mampu meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan penyakit secara signifikan, sekaligus memperluas layanan kesehatan modern bagi masyarakat Samarinda dan sekitarnya.
“Sebelumnya memang alat-alat tersebut belum ada tapi untuk SDMnya sudah kita siapkan,” pungkas dr. Ismed.
(RAP)












