KARAKTER.co.id, BONTANG – Persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah masih menjadi perhatian utama Kecamatan Bontang Utara. Pemerintah kecamatan terus mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan kerja bakti rutin yang digelar di seluruh wilayah kelurahan.
Sekretaris Kecamatan Bontang Utara, Irmita Prima Ningrum, mengatakan kegiatan gotong royong dilaksanakan secara berkala setiap pekan. Bahkan, apabila terdapat persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat, kerja bakti insidentil juga langsung dilakukan di luar jadwal rutin Jumat Bersih.
“Kerja bakti itu tetap berjalan setiap minggu. Bahkan kalau ada kebutuhan mendesak, kegiatan insidentil juga langsung dilakukan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurut Irmita, kerja bakti biasanya dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga terkait berbagai persoalan lingkungan, mulai dari tumpukan sampah, drainase yang mengalami pendangkalan, hingga pohon yang berpotensi membahayakan dan perlu ditebang.
Dalam pelaksanaannya, kecamatan bersama pihak kelurahan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk menangani permasalahan tersebut agar dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, lanjutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Sampah itu musuh bersama. Kalau bisa dari keluarga sudah mulai dipilah dan dikelola dengan baik,” katanya.
Irmita menambahkan, upaya menjaga kebersihan lingkungan akan lebih efektif apabila didukung partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai pengelolaan sampah dan budaya gotong royong terus digencarkan kepada warga.
Selain fokus pada kebersihan lingkungan, Kecamatan Bontang Utara juga terus mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan anak melalui kegiatan posyandu serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat, Irmita berharap berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan dapat ditekan secara bertahap di wilayah Bontang Utara. (Adv)












